PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialPerkembangan

atribusi

attribution

Ringkasan Singkat

Inferensi mengenai penyebab perilaku seseorang atau peristiwa interpersonal, atau kualifikasi kata benda oleh kata sifat dalam bahasa.

Atribusi memiliki dua makna utama. Pertama, ini adalah proses mental dalam menyimpulkan penyebab di balik perilaku seseorang atau suatu peristiwa. Terdapat tiga dimensi utama dalam gaya atribusi: internal–eksternal (dirisendiri vs faktor luar), stabil–tidak stabil (menetap vs sementara), dan global–spesifik (memengaruhi banyak hal vs satu hal saja).

Kedua, dalam perkembangan bahasa, atribusi merujuk pada tahap dua kata di mana seorang anak mulai menggabungkan kata benda dengan kata sifat atau atribut, seperti contohnya 'mobil biru'. Pemahaman tentang atribusi sangat penting dalam psikologi sosial untuk memahami bagaimana kita menghakimi orang lain dan dalam psikologi perkembangan untuk memahami struktur awal komunikasi anak.

Thinking and Inference

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Heider, F. (1958). The Psychology of Interpersonal Relations.
  • Weiner, B. (1985). An attributional theory of achievement motivation and emotion.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback